Wednesday, April 1, 2009

in Memoriam PIETOYO

Beberapa hari ini kita dirundung duka ...kita kehilangan rekan , sahabat kita tercinta Pietoyo..
Hari hari sebelum tiada saya sangat intens berkomunikasi dengan almarhum baik via telepon maupun SMS. Ngobrol sana sini perihal Lapindo ,cerita tentang sakit yang dideritanya yaitu Cikungunya ataupun tentang tennis yang sangat digemarinya. Bahkan beberapa jam terakhir sebelum tiada masih membahas mengenai cara meng-entry blog kita ini.Itulah alm Pietoyo yang nggak gampang nyerah, pengin sampe bisa. Almarhum selalu ingin menepati janjinya......duuhhh ...Piet aku jadi sentimentil inget dulu kita bertiga sama Bb Heru.Memang dahulu sekali.. setelah lulus SMA alm Pietoyo , Bb Heru dan saya ....kami bertiga sering kumpul-kumpul membahas masa depan. Kadang juga bikin komik kaya' komiknya Yan Mintaraga itu padahal nggambare elek banget..he he he..tapi lumayan kok meski nggak sempat dikirim ke penerbit , soalnya malu pasti ditolak! Lalu kalo nggak gitu nonton bareng di bioskop Basuki...yang ini agak ugal-2an karena nonton film kok sarungan ( baju atas ya pasti pake lho) dan cilakanya pake kelompen kayu yang make sengaja dibuai klothakan kalu jalan. Nontonnya kelas 3 lagi sambil ndangak- ndangak ke layar.
Lalu kami saling berpisah mengadu nasib ......almarhum lanjut ke Transimigrasi BB Heru ke IIK saya sendiri ke Telkom.....Lamaaa sekali baru ketemuan lagi sekali duakali di November 2006, 2007, 2008. Ketemuan di teleponlah yang sering.......kemudian yang terakhir yah 25 Maret itu jam 1430 via tlp.... selamat jalan Piet doa kawan-2mu menyertaimu. Bu Tiwi, Wiwing, Bibing semoga yang sabar dan tawakal yaa...

Foto diatas/samping .....inilah sahabat kita Pietoyo...waktu itu alm lagi nyumbangkan suaranya yang mem-bariton .....lagune pancet ae ...dia punya lagu kebangsaan yaitu "My Way". Almarhum juga piawai membawakan keroncong maupun dandang gulo.... bakat nyanyi memang sudah dari sononya...


PudjiTr

1 comment:

PABRIK GULA MINI said...

Mas Puji.
aku ikut trenyuh dan bernostalgia bukan di bioskop basuki tapi karo meneer Hariono yang sekarang jadi bos perhutani, mas njenengan eling koncone dewe sing aktip nang pramuka areke rodo rodo ireng (aku dewe yo ireng), yo wis saiki wis podo sepuhe wis kudu eling sangkan paraning dumadi, salam buat sahabat semua yang sempat mampir.